Popular Posts

Monday, November 26, 2012

Kunjungan kerja DPR ke Jerman salah alamat

CKWB.com - Nah ketauan lagi kan biangnya ? Dasar Bajingan-Bajingan berkedok Pejabat Tai Ngasu. Gayanya sok-sok'an jadi pahlawan negara, gak taunya bisanya cuma NGerampok negara. Nech simak liputan-nya gan...., sayang videonya gak bisa ane upload sini. dah di private sama yg mengunggah....langsung ke TKP ya gan ?

Pelesiran belasan anggota DPR yang berkedok studi banding ternyata bukan hanya isapan jempol. Belasan anggota Badan Legislatif DPR RI yang ke Jerman dalam rangka membahas Rancangan Undang-undang Keinsinyuran dinilai salah alamat.

Hal ini bisa dilihat dari video yang diunggah oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman ke Youtube. Dalam video berdurasi 16 menit itu tersebut, menurut PPI kunjungan anggota Baleg tersebut salah alamat.

Dalam video tersebut terekam saat 11 anggota DPR rapat dengan DIN (Deutsches Institut fur Normung) di Jerman. Pertemuan dengan DIN tersebut terjadi pada 19 November lalu sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Namun saat rapat berlangsung terlihat sebagian anggota dewan ternyata kurang menguasai bahasa Inggris, sehingga pada saat rapat berlangsung mereka meminta translator kepada pihak KBRI yang dikoordinasikan secara mendadak. Dari hasil investigasi PPI, pertemuan antara anggota Baleg DPR dengan DIN terkesan dipaksakan dan tanpa persiapan dengan baik.

Dalam teks yang ditampilkan dalam video tersebut juga dituliskan bagaimana jalannya rapat yang terkesan tidak dipersiapkan dengan baik. Bahkan dua anggota DPR juga terlambat mengikuti rapat.

Selain itu kunjungan anggota DPR ke Jerman untuk studi banding terkait RUU tentang Keinsinyuran juga dinilai tidak tepat. Hal ini karena rombongan tersebut bertemu dengan DIN yang tak lain adalah lembaga yang mengurusi tentang standarisasi produk di Jerman. DIN bukanlah lembaga lembaga negara atau pemerintahan.

MERDEKA.COM

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Tetaplah Jadi Lentera

Saat kebanyakan orang sibuk mencari kesalahan orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri, km cukup diam mengamati satu persatu orang&q...