Search This Blog

Popular Posts

Monday, July 30, 2012

Tentang Sholeh dan Sholehah

Ada kajian yang cukup menarik yang mengusik dipikiranku hingga aku harus nulis malam ini juga. Sebagaimana maksud dan tujuan blog ini saya buat tidak lain adalah agar segala hal yang mungkin saya anggap penting takan lekang oleh sang waktu. Oleh karenanya saya pingin share disini dengan sobat semua. Semoga ada manfaatnya. Let’s Share...hehehe...

Barangkali sudah beribu-ribu kali kita mendengan sebuah kata “ Sholeh dan Sholehah “. Sebuah kata dan doa yang senantiasa terucap dibibir dan hati segenap orang tua yang telah memiliki momongan atau beranak pinak. Hampir 100% mayoritas penduduk muslim ketika memiliki jabang bayi rata-rata menginginkan agar anaknya kelak dapat menjadi anak yang sholeh ( sebutan untuk anak laki-laki ) dan Sholehah ( sebutan untuk anak perempuan ).

Jika kita boleh bertanya, sebenarnya apa sih makna yang paling tepat dari kata tersebut ? Secara pribadi jujur saja belum mengkaji ilmu ini dengan mendalam. Oleh karenanya tidak salah jika saya mulai mencari aktikel-artikel yang terkait dengan kata Sholeh dan Sholehah tersebut, lalu memperdalam lagi dengan cara mendiskusikan dengan ahlinya, seperti ustad, kyai ataupun tokoh agama.

Maka dapat disimpulkan bahwa kata Sholeh / Sholehah secara etimologis adalah sholeh itu artinya bagus/baik. Tentu, sesuatu itu dikatakan 'baik/bagus' karena memenuhi kriteria tertentu. "Kedalaman dan pengamalan Ilmu" yang akan mengantarkan seseorang itu kepada predikat sholeh/h. Orang yang hanya rajin sholat, rajin puasa, dan lainnya, tapi ia tidak paham dengan apa yang ia lakukan, maka ia tidak dikatakan sholeh.

Sedangkan kata Sholeh / Sholehah secara mendalam dapat di maknai sebagai berikut ; Istilah    صَالِحٌ ( kata sifat ) dan صَلاَحٌ ( kata benda ) dalam bahasa Arab mengandung arti sebagai berikut:
  1. Baik (orang, laki-laki, perempuan, anak)
  2. Betul (layak, pantas, tepat, sesuai)
  3. Beres, rapi (tidak kacau, sesuai aturan)
  4. Jujur, lurus
  5. Patuh, taat mengikuti dan menjalani aturan
  6. Berguna, bermanfaat
  7. Praktis (bisa diterapkan)
Orang disebut sholeh bila padanya terdapat sifat-sifat sholah, yakni : kebaikan, kepantasan, keteraturan, kerapian, kejujuran, kelurusan, kepatuhan, ketaatan, kemudahan, kecocokan dan kesesuaian. Semua ini pada lingkup pribadi, diri sendiri. Menurut kapasitas atau potensi, posisi atau status, fungsi atau profesi masing-masing. Sebagai anak, orang tua (ayah/ibu), suami atau istri, sebagai anggota masyarakat, warganegara, pejabat publik, sebagai karyawan, majikan, pelajar, guru, tenaga ahli atau profesional dsb.

Namun konsep “sholeh/sholehah“ ini tidak cukup berhenti di situ. Ia harus mekar, mengembang dan memancar kepada orang lain kepada lingkungan sosial di sekeliling.
Inilah yang disebut: مُصْلِحٌ (kata sifat) dan إِصْلاَحْ(kata benda)
Yang mengandung arti:
  1. Memperbaiki, melakukan perbaikan,
  2. Menata, mengatur, merapikan, membereskan
  3. Membangun, membina,
  4. Menegakkan (hukum, aturan)
  5. Membetulkan, meluruskan
  6. Menumbuhkan, menyuburkan
  7. Memajukan, memakmurkan
  8. Membawa kebaikan dan keberuntungan
  9. Mempersatukan, mempertemukan (49:9)
  10. mendamaikan, membuat rukun (49:10)

Firman Allah SWT yang artinya “ Aku tidak menginginkan apapun selain kebaikan “ (QS Hud 88). Seperti dinyatakan dalam QS as-SyuÝarÁ 151-152: “ Dan janganlah kamu menuruti perintah orang-orang yang melampaui batas. Yaitu mereka yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan“ Namun seperti kata Rasulullah, SAW, semua harus bermula dari diri sendiri.

Nah, sudah mulai ada gambaran kan tentang arti dan makna Sholeh / Sholehah ? intinya adalah PANTAS !!! Sholeh / Sholehah = PANTAS. Orang yang Sholeh itu pintar dan Faham menempatkan sesuatu pada tempatnya. Mengapa ia mampu melakukan hal tersebut ? sebab atas kedalaman dan pengamalan Ilmu akan keTuhanan / KeIllahian-nya ia bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya. Benar belum berarti tepat. Benar juga belum berarti pantas.

Mantrianom, 31 Juli 2012

4 comments:

  1. saya sepakat dengan kang Wahono. Sholeh itu bermnfaat, berguna bagi banyak orang. Karena itu, umat Islam jangan hanya rajin sholat dan mengaji tapi berinovasi menciptakan perbaikan dan solusi untuk kebaikan manusia. Saya pun masih jauh dari kategori sholihah ini. semoga masih diberi umur panjang untuk bisa menyandang predikat sholehah sebenarnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya yang pantas mesti bagaimana, mbakyu Nur pasti dah mengerti. lets do it mbak.....hehehe....
      salam knal n sukses slalu u qt smua !!!

      Delete
  2. Assalamualaikum Kang Wahono.
    Artikel bagus Kang dan saya sepakat. Inti SOLEH adalah PANTAS.
    Menjadi Manusia soleh, adalah manusia yang pantas, sesuai dengan kodratnya dia diciptakan.
    Manusia yang pantas dan bisa menempatkan diri sesuai situasi dan kondisi, sebagai siapa, dengan siapa, sedang apa dan dimana dia berada.
    Manusia yang pantas untuk berbuat baik dan selalu bermanfaat terhadap apapun.

    ReplyDelete
  3. Assalamu'alaikum.. menarik sekali kajiannya Kang. Saya punya pertanyaan seputar Soleh/Soleha.. Barusan saya agak sdikit berdebat sama teman soal istilah ini.. teman saya bilang kalau kata Soleh/Soleha itu kan bahasa Arab, sedangkan yang namanya bahasa itu sifatnya universal.. menurut dia memakaikan kata2 ini pada orang yg nonis pun sebetulnya tidak masalah.. Apa benar demikian?? Kalau saya pribadi sih brasa rancu saja kalau bukan Muslim yang pakai.. Kalau menurut Akang bagaimana??

    ReplyDelete