Berita TERBARU

Batur Market Centre Negeri Atas Awan kedua di Banjarnegara

Adalah Dieng yang sering disebut dengan Negeri Atas Awan. Yakni sebuah kawasan dataran tertinggi didunia nomor dua yang berpenghuni setelah...

Rabu, 14 April 2021

Batur Market Centre Negeri Atas Awan kedua di Banjarnegara

Adalah Dieng yang sering disebut dengan Negeri Atas Awan. Yakni sebuah kawasan dataran tertinggi didunia nomor dua yang berpenghuni setelah Nepal ( Tibet ). Dan tak kalah tingginya dengan Dieng yakni Batur, sebuah wilayah sebelah barat dataran tinggi Dieng. Duinginnyapun bisa mencapai dibawah NOL derajat celsius. Gak percaya..., coba datang sendiri dengan kostum persis seperti didaerah bawah ( celana pendek dan kaos oblong saja ) pasti tidak sampai 30 menit, rasa dingin mulai masuk ke sel-sel kulit dan lama kelamaan masuk menembus tulang belulang. uhhh......... warbyasyah !!! duingin dan oh yesssss pokokke. 

Dan adalah Kios Terpadu Batur Market Centre yang membawaku menjadi sering kelokasi satu ini. Pemilik gagasan Kios ini adalah Kang Agus dan Andre, keduanya cukup canggih dalam menangkap peluang bisnis yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar.  Kondisi pasar yang sudah sangat berjubel, membutuhkan space baru yang lebih tertata, bersih dan modern. Kios Terpadu Batur Market Centre menawarkan konsep baru yang lebih kekenian dengan hak milik sertifikat pribadi pembeli. So, bukan hanya sekedar hak guna pakai saja seperti yang sudah ada loh yak....

Selasa, 09 Februari 2021

Berfikir WARAS perihal C-19 sekarang dan kedepan

Hamper satu tahun sudah pendemi corona ini melanda negeri yang kita cintai ini. Dan inilah data statistic per 09 Februari 2021 perihal Covid 19 di Indonesia. Total kasus 1.170.000, yang sembuh dari covid 19 sebanyak 963.000 orang dan yang meninggal dunia akibat covid 19 sebanyak 31.763 orang. Artinya jika jumlah penduduk Indonesia sesuai data statistic BPS 2020 sebanyak 271.066.000 penduduk. Maka yang terconfirmasi covid 19 masih diangka 0,5%.

Sementara itu Negara telah mengeluarkan anggaran penanganan pendemi corona ini per 2020 sebesar Rp.800 Trilyun lebih. Dana ini diambil dari ; APBN sebesar Rp. 695,2 triliun, APBD Rp. 78,2 triliun, dan dana desa Rp. 28,46 triliun. Wuakeh juga yak danane…. semene tuwane be rung tau weruh duit setrilyun-trilyunna acan. Ekekekkeek

Lalu apa sebenarnya yang harus kita kaji sebagai bahan pemikiran waras, agar momok virus corona ini tidak menjadikan kita patah semangat dalam menghadapi persoalan hidup ?

Pertama :
Tentang Keberadaan dan Status si Virus Corona
Bahwa keberadaan virus corona ini memang benar-benar ada dan bukan Ghaib dan statusnya cukup membahayakan bagi orang yang sudah terjangkiti berbagai penyakit. Lalu bagaimana dengan yang sehat? Selama imun tubuh baik, maka sivirus ini tidak akan mampu menyerang dengan galak, bahkan akan terus melemah hingga kita bias dinyatakan negative atas si virus ini. Demikian sebaliknya.

Kedua :
Apa yang harus kita lakukan saat ini ?
Kita mesti berani membuka cakrawala kita perihal 19 Pandangan Hidup tentang Covid 19, yakni :

Senin, 07 Desember 2020

Profile Keltan Durian Simimang Mimang Jaya

17 Agustus 2018 bertepatan dengan HUT RI ke-73, Kelompok Tani Durian Simimang " Mimang Jaya " Terlahir sebagai organisasi pemuda di Desa Pekauman. Kec. Madukara, Kab. Banjarnegara yang bergerak dalam bidang pengembangan sektor pertanian durian nusantara simimang.  

Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya pada 11 Januari 2019, Kepengurusan Keltan Durian Simimang " Mimang Jaya " terbentuk dengan sempurna berikut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi. 

10 bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 11 November 2019, SK Kepala Desa Pekauman terbit sebagai bentuk pengakuan sekaligus pengukuhan secara resmi keberadaan Keltan Durian Simimang Mimang Jaya, dengan nomor SK : 521.37 / PKM / II / 2019, Perihal Pengukuhan Kelompok Tani Mimang Jaya Desa Pekauman. Kec. Madukara. Kab. Banjarnegara. Tahun 2019.

Rabu, 02 Desember 2020

Apa Kabar Aktivis Banjarnegara

Ahai akhirnya HARUS dengan media tulis menulis untuk bisa mencurahkan segala keluh kesah tentang kehidupan dan juga perjalanan kisah sebuah idealisme pergerakan. ya..., mimpinya sejak dahulu kala adalah membangun sebuah pergerakan kepemudaan di wilayah Banjarnegara. 

Saya percaya bahwa pergerakan yang sudah dan akan terus menerus kita bangun, bukanlah sebuah pergerakan RADIKAL sebagaimana yang di khawatirkan oleh sebagian orang. Pergerakan ini berawal dari akar persoalan real yang muncul ditengah-tengah masyarakat Banjarnegara. Bahwa : 

Minggu, 29 November 2020

2021 Selamat Tinggal Corona Virus dan Selamat Datang Perubahan

Adalah kabar gembira bahwa pertengahan bulan Januari 2021, pemerintah akan mulai memberikan vaksin corona gratis untuk masyarakat. Semoga ini bukanlah HOAK, sebab sesuai dengan target pemerintah pusat dalam hal ini Satgas Covid 19 Nasional, riset vaksin dari bulan Desember 2020, mesti selesai sesuai dengan standar BPOM pada pertengahan bulan januari 2021. [ wawancara presiden dengan rosi, by Kompas TV  ].

Jika ini benar, maka butuh waktu paling cepat 1 bulan hingga 3 bulan untuk bisa tervaksin semua lapisan masyarakat. Artinya vaksinisasi virus corona selesai di akhir maret 2021. Dan itu artinya 1 tahun lebih 1 bulan pas pendemi corona ini menghinggapi negeri kita. 

Yaqin, kita rindu bersenda gurau tanpa batas, berkegiatan tanpa canggung. Bismillah, semoga ini terwujud dan kita dukung penuh upaya pemerintah, demi kembali pada kehidupan sebelumnya. NORMAL dalam pergaulan sosial, Normal dalam sisi ekonomi, Normal dalam dunia pendidikan dan semoga NORMAL dan WARAS dalam dunia POLITIK. 

Mari kita lanjutkan sisi baik kebiasaan cuci tangan entah dari mana saja. Hidup bersih dan sehat, serta jangan lupa, LANJUTKAN kebiasaan kegiatan Digitalisasi. Karena era saat ini dan kedepan sudah berjalan di garis itu. Marketing 4.0 bukan untuk membunuh kehidan offline, tetapi justru menggabungkan online dan offline melalui kekuatan dahsyat dunia digital. 

Real Mining BTC, ETH, DASH, LTC and DOGE only at here !