Popular Posts

Saturday, August 18, 2012

Andai Idul Fitri Selamanya

Idul Fitri sebuah nama yang begitu indah, yah..sebuah hari yang suci. Dimana semua umat muslim di seluruh pelosok nusantara mengaku barsalah baik dihadapan Tuhan maupun sesama umat manusia. Tidak hanya itu, untaian kata – kata yang tertuangpun begitu indah…sepertinya hari itu umat muslin layaknyak seorang seniman puitikus semua. Coba saja kita lihat sms-sms yang ada di hp kita masing-masing, atau di BBM bahkan di status Facebook maupun di twitter. Katakata indah mermohonan maaf begitu memborbardir ruang baca dan ruang dengar kita. 

Sayang, implementasi budaya ini tidak berlaku u satu satun kedepan pasca idul fitri. 7 hari atau maximal 15 hari pasca lebaran, kita akan mulai menjumpai kembali kata-kata lain yang terkadang kita mendengarkan saja merasa risih. Mulai ada umpatan, cacian maupun makian.
Dan begitulah dunia dan waktu berjalan,  atas sebab itu secara pribadi tetap bersyukur dan mengagumi sang Maha Scenario…, betapa hebatnya Dia. Membolak balikan suasana. Membolak balikan hati umat manusia. Pernah saya menulis dalam sebuah status di FB bahwa “ Life is Like Pnis “ kadang kencang, kadang loyo, kadang semangat, kadang loyo. Ini berlaku di hampir sebagian orang mengalami pasang surut. Baik itu semangat hidup, kepercayaan diri, rejeki, banda dhunya, bahkan tak terkecuali tentang keimanan atau keyakinan.  

Maka dalam kesempatan ini saya secara pribadi memberanikan diri untuk menulis, bahwa marilah disaat iman kita sedang kuat, secara natural dan manusiawi kita ajak kawan-kawan disekitar kita untuk dapat mulai membangun kekuatan iman sebagaimana yang sedang kita rasakan dan kita nikmati kesemangatan keimanan kita tanpa harus menyombongkan diri bahwa kitalah makhluk Tuhan yang paling suci. Dan ketika kita sedang loyo-pun, semoga loyonya jangan sampai keblabasan. Sebentar saja agar dapat kembali online denganNya. 

Yuk berdoa bersama “ Ya Tuhan, Tetapkanlah hati ini dalam keadaan iman, islam dan ikhsan baik dalam kondidi seperti apapun juga tanpa terkecuali “ 

Pekauman, 1 syawal 1433 H / 19 Agustus 2012

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Tetaplah Jadi Lentera

Saat kebanyakan orang sibuk mencari kesalahan orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri, km cukup diam mengamati satu persatu orang&q...