Berita TERBARU

Sekali lagi Terimakasih Untuk Banjarnegara

Perjalanan jelang event The PREweweh Da y cukup memukau sepanjang sejarah saya membangun sebuah pergerakan di Banjarnegara. Sejak 2009 saya...

Selasa, 27 November 2012

15 Twitter Plugin Penting untuk Wordpress

CWKB.com - Ini dia 15 Plugin Twitter untuk agan-agan yang suka dan fanatik dengan WP. Buat agan-agan yang fanatik dengan WP, ada alasan bagus mengapa WordPress merupakan platform blogging yang paling populer. Sangat mudah untuk digunakan dan memiliki banyak fitur yang besar. Penuh dengan pengembang berbakat yang terus-menerus menciptakan plugin untuk memperpanjang fitur dan membuatnya lebih baik.
Meskipun Twitter telah menetapkan sendiri alat yang dapat Anda gunakan untuk menampilkan status Twitter Anda di situs web / blog Anda, tetapi dengan alat ini, Anda dapat melakukan tugas ini cukup mudah dan cepat. Kami berharap bahwa Anda akan menemukan kumpulan alat membantu anda. Nikmati! Checkidot ya brow.....

01. Twitter Tools

Plugin ini ini cukup ampuh untuk setting secara otomatis dr WP kita konek ke akun twiter kite. Tinggal instal dan lakukan setting sendiri secara manual. mudah dan simpel ( Recomended )

02. Twitter Counter

Plugin ini persis seperti conter feed burner, hanya menampilkan berapa jumlah follower akun twiter kite di blog. Lumayan sih untuk mempercantik tampilan blog. hehehehe....( gak recomended bgt si, tapi kalau mau di coba juga gpp, hehehehe..... ) 

Alamat Situs Shorter URL Link

CKWB.com - Ini dia buat agan-agan yang suka mlototin blog mpe lupe waktu. Jikalau pingin mendekin alamat URL supaya tdk terlalu panjang. Agan bisa gunakan alamat dibawah ini :

01. http://www.tinyurl.com
02. http://www.moourl.com
03. http://www.snipurl.com
04. http://www.shorturl.com


Lumayan URL posting kite jadi gak kepanjangan. Klo ane si biasanya buat promot artikel terbaru jika mo di share ulang di twitter maupun di facebook. Atau bisa kite gunakan pada saat ending comment kite, saat kita berkunjung ke lapak-lapak tetangga. geto.....


Sabtu, 27 Oktober 2012

Persetan dengan Idoel, Kurban !


Hari Raya Idhul Adha atau sering di sebut dengan istilah Badha Besar bagi orang jawa sudah berlalu satu hari yang lalu. ( Jum’at 26 Oktober 2012 ). Kawan satu kampung saya namanya Kang Idoel dengan bangganya menceritakan bahwa saudaranya hari itu telah berkurban 20 ekor sapi besar. Ia bagi-bagikan pada orang-orang yang membutuhkan. Dalam hati, hare gene sapa juga yang gak butuh daging…? Mau miskin atau kaya juga pingin makan daging…., knapa kalimatnya tidak di ganti saja dengan “ membagi-bagikan pada fakir miskin / kaum dhuafa yang membutuhkan ? “ trus km kurban apa dunk kang idoel…??? Tanyaku dengan nada agak sedikit keheranan. Ya…aku si hanya ikut motongin dagingnya aja kang bro…., jawan idul agak sedikit lirih. Hm……..yayaya…

Sekilas cerita pendek tadi mencerminkan bahwa belum ada kebanggan atas kemampuan diri, atas pengorbanan diri terhadap suatu hal. Kebanyakan kita lebih bangga menceritakan kehebatan dan keberhasilan orang lain di luar diri kita. Kita bangga terhadap keberhasilan kota lain di luar kota kita, kita bangga menceritakan kedahsyatan bangsa lain dibandingkan dengan kehebatan bangsa kita. Kita bangga menceritakan budaya bangsa lain sementara budaya sendiri kita pun tidak mengenalnya. 

Idhul Adha adalah guru super dahsyat !!! bahwa tidak ada yang namanya cinta tanpa bukti adanya pengorbanan. Pertanyaan-nya adalah…, Jika kita mencintai kedua orang tua kita, pengorbanan apa yang sudah kita lakukan untuknya? Jika kita mencintai saudara – saudara kita, baik saudara sebangsa, saudara se-agama, saudara suku ataupun saudara kandung sekalipun, pengorbanan apa yang sudah kita lakukan untuk mereka ? jika kita mencintai pasangan hidup kita dan atau keluarga kita, pengorbanan apa yang sudah kita persembahkan untuknya ? jika kita mencintai profesi yang kita tekuni, sudah sejauh mana pengorbanan ini kita lakukan hingga orang lain dapat menyebut kita sebagai seorang yang professional dibidang profesi tersebut? Dan jika kita mencintai Rasullullah SAW dan juga Tuhan Alloh SWT, Pengorbanan apa juga yang sudah kita persembahkan sebagai wujud cinta dan pengabdian kita ? 

Sekecil apapun yang sudah kita perbuat untuk suatu kebaikan baik itu dalam rangka membangun kwalitas diri, lingkungan, masyarakat, kota, agama dan juga bangsa adalah suatu pengorbanan yang patut kita hargai. Kita boleh bangga atasnya. Sebab sedikit pengorbanan ini lebih baik dari pada menuntut, protes atau demo. Ini bukan berarti kita menolak demo, untuk menuntut hak akan suatu hal. 

Jadi kalau kang Idoel terus menerus menceritakan saudaranya itu dan tidak bangga dengan apa yang sudah ia perbuat dalam rangka mensukseskan program-nya saudaranya itu, maka jawabku adalah “ Persetan dengan Idoel Qurban !!! Sebab Kang Idoel tidak pede atas apa yang sudah ia lakukan oleh dirinya “. 

Senin, 22 Oktober 2012

Tekhnik Menyerang Paling Baik adalah BERTAHAN


hehehe....sy update di blog ach....ada yg menarik di pagi jelang siang hari ini...., senin, 22 Okt 2012 di Wall Facebook-ku. 

Banyak yang tidak setuju dengan status itu sebab ya begitulah cara pandang kebanyakan masyarakat kita saat ini. Tidak bisa menerima sesuatu yang baru yang berbeda dari pakem yang ada. Walau itu hanya sekedar pemikiran. 

Sementara saya tidak terlalu berharap bahwa kawan-kawan setuju ataupun tdk setuju. Cuma dengan penjelesan yang saya sampaikan apakah bisa di terima atau tidak itu terserah anda semua. Saya hanya memberikan analogi-analogi kejadian-kejadian yang real bukan hanya ada di film. 

Tets go to sreen shoot dialognya ya gan…hehehhee……kali aja ada manfaat-nya....



Lanjut, Lets Share Here Again....
and tengkyew buat kawan-kawna yang dah share di Wall Facebook-ku ya....lope u polll pokokke...hehehehe.......
hehehehe....



Sabtu, 20 Oktober 2012

Pramugari Paling Kreatif dan Cantik asal Banjarnegara

Angger ngemben Banjarnegara due Bandara dhewek, kayane kaya kie woro-woro sekang Pramugari sedurung montor mabure mangkat.

“Dulur dulur penumpang, sedela maning montor mabur arep mangkat. Sedurunge inyong karo pramugari liyane arep nidokna cara-cara ngadepi kahanan darurat.”

“Klambi plembungan ana neng dlesepan ngisor korsi, denggo nek montor mabur mandeg neng nduwur banyu. Carane njikot klambi sekang dlesepan terus denggo, tarik taline ben klambine mlembung. Pipa karet dedamu ben lampune kelap kelip dadi bisa dedeleng sekang kadohan. Klambi kuwe aja decolong atawa degawa balik, nek kewenangan bisa detempiling.”


“Montor mabur kiye delengkapi nem lawang, loro nang ngarep, loro nang cewiwi terus loro maning nang buritan. Nek pesawat kurang hawa nggo ambekan, mengko metu dewek masker oksigen sekang loteng. Nek masker mecotot, gageyan denggo, ambekan kaya biasane, aja ngos-ngosan, marakna liyane pada wedi.”


“Semono pengumuman sekang inyong, nek arep maca majalah apa koran, kuwe ana neng dlesepan korsi ngarepe rika kabeh, Majalah Derap Serayu ya ana. Nek arep nguyuh, kakuse nang mburi. Aja nguyuh mbari udud nek konangan detempiling. Aja nguyuh ning kakus ngarep, kae kakuse wong sugih.”


“Wis ya inyong wis kesel, moga-moga kabeh slamet seger waras bisa mudun maning. Kaya kuwe kesuwun.”

Sumber : Website Resmi Pemda Mbanjar 

Kamis, 20 September 2012

SUDAH ITU SAJA

Sebuah bait untuk para aktifis Indonesia 

Ditengah - tengah segala macam bentuk pesimistis, saya kembali bertanya, masih adakah secercah harapan diluar sana ?

Kemana lagi iman ini akan kita sandarkan ?

Atau kita merasa bahwa kita sudah tidak memiliki pijakan dan juga tempat untuk bernaung sehingga kita harus membungkus optimisme lalu menaruhnya di tong sampah ?

Peruhana itu har
us terus di perjuangkan kawan....

Sebab prihatin saja sudah tidak cukup...
Apalagi hanya berdiam diri saja..........

Jika prihatin bisa menjamin datangnya sebuah perubahan, maka lakukanlah........

Jika diam-mu itu bisa menjamin datangnya perubahan, maka lakukan juga dari sekarang....

Sayangnya si perubahan itu sendiri tidak menyukai dua hal tersebut, lalu bagaimana dia bisa datang....???

Tetap nyalakan api optimisme itu dalam jiwa kita....
Disanalah kita akan menaruh semua mimpi-mimpi kita....

Jika kamu tau bahwa apa yang sedang kita perjuangkan ini sebenarnya bukan urusan
Antara kamu dan aku….
Antara kamu dan mereka…
Antara aku dan mereka….
Anatar kita dengan ibu pertiwi sekalipun...
Atau antara kita dg siapapun...

Tetapi apa yang sedang kita perjuangkan ini hanya urusan antara kita dengan tuhan.

Sudah itu saja............

Sabtu, 08 September 2012

BERBAGI MIMPI DAN HARAPAN DALAM GERAK DAN SUARA


Sebuah Dialog Ringan Yang Sarat Makna 

“ Berbagi mimpi dan harapan dalam gerak dan suara “ adalah sebuah konsep obrolan ringan antar anak bangsa yang ingin belajar mencintai bumi dan tumpah darah ini dengan realistis. Upaya ini telah dilakukan cukup lama, tepatnya dua tahun yang lalu, ketika penulis menginjakkan kaki dengan tegap di tanah kelahiran Banjarnegara, setelah belasan tahun lamanya merantau di kota orang. 

Berawal dari sebuah keprihatinan akan carut marutnya kondisi bangsa, membuat diri ini harus berani memberikan auto kritik “ apa yang sudah saya berikan buat tumpah darah yang menamakan dirinya Bangsa Indonesia ? “ . Rasanya sebagai masyarakat awam yang tidak tau menahu tentang dunia politik, begitu kecil sumbangsihnya untuk kemajuan masyarakat dan Bangsa ini. 

Beberapa kali melakukan obrolan ringan dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ulama, pejabat, aparat, politikus, seniman, budayawan dan yang lain. Terbersit rasa pisimistis akan hadirnya sebuah perubahan yang lebih baik kedepan. Pertanyaan-nya adalah “ apa separah itukah keadaan-nya ? tidak adakah harapan baru yang dapat di lahirkan dari relung hati kita masing – masing ? “ . 

Disisi yang lain, sebagian masyarakat masih percaya bahwa suatu ketika akan hadir “ RATU ADIL “ yang mampu membawa harapan dan angin segar akan datangnya sebuah perubahan. Pertanyaan-nya adalah “ Mau sampai kapan kita menunggu si Ratu Adil dan biadab tersebut datang ? “. Ternyata diantara kitapun tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti kapan datangnya Ratu Adil yang sekonyong-konyong koder datang kesini, ketempat tinggal kita, di bumi Nusantara tercinta. 

Jutaan persoalan hadir dalam setiap relung kehidupan kita masing - masing, baik secara pribadi, suku, agama hingga Bangsa sekalipun. Sepanjang kita masih mampu menghirup udara, maka persoalan demi persoalan itu hadir sebagai ujian dan ataupun tantangan yang harus kita selesaikan. Kita tidak dapat menghindar darinya dengan berkedok bahwa kita masih berada di zona aman kok. Bahwa kita masih fine – fine saja kok. Sedangkan bagaimana kita mampu membunuh rasa pesimisme ini saja bagian dari persoalan yang mesti kita selesaikan sejak pertama kalinya, sebelum kita urai benang kusut yang sudah bertahun-tahun lamanya. 

Membunuh rasa pesimistis sama halnya dengan menumbuhkan sikap optimisme menatap masa depan. Membangun harapan baru bahwa tidak ada yang namanya Ratu Adil yang datang sekonyong-konyong koder. Ratu Adil ini akan hadir manakala setiap insan anak bangsa mau menyincingkan lengan baju, bahu membahu dan bergandengan tangan membangun kualitas diri dan berbuat yang terbaik untuk kepentingan masyarakat luas. 

Mari kita budayakan “ Berbagi mimpi dan harapan dalam gerak dan suara “, bahwa mimpi itu masih ada. Bahwa mimpi itu harus terus ada. Bahwa mimpi itu harus terus menyala. Kita suarakan mimpi-mimpi ini kepada siapapun yang kita jumpai. Mimpi inilah yang akan terus menggerakan kita untuk terus berikhsan di manapun dan kapapun di mayapadha ini. 

Selamat datang dan Selamat Bergabung Generasi pembaharu !!!
Jabat Erat Jiwa saya untuk Banjarnegara dan juga Bumi Pertiwi
Penulis : Wahono 
( Leader Komisi Wirausaha DPD KNPI Banjarnegara dan Sekretaris 1 MPC Pemuda Pancasila Kab. Banjarnegara )