Berita TERBARU

Sekali lagi Terimakasih Untuk Banjarnegara

Perjalanan jelang event The PREweweh Da y cukup memukau sepanjang sejarah saya membangun sebuah pergerakan di Banjarnegara. Sejak 2009 saya...

Selasa, 16 Mei 2017

PANCASILA

Lagi buka-buka catatan di evernote, eh nemuin artikel ane yg belum sempat ane abadikan di Blog..., langsung sajah ane share disini.... semoga ade manfaatnye ya gan....

71th yg alu Pancasila dilahirkan dan bangsa ini berdiri sebagai bangsa yg merdeka, berdaulat, adil, makmur dan sentosa. Inilah RUH atas cita-cita para pendiri Bangsa. Jika kita merasa belum merdeka, belum berdaulat, adil maupun belum merasa makmur dan sentosa. Maka sudah seyogyanya sebagai anak bangsa untuk meneruskan estafet perjuangan, mewujudkan cita-cita bangsa tersebut.

Harus di ingat oleh kita semua, bahwa kondisi adil makmur sentosa adalah kondisi "peace of mind". Dimana setiap individu memiliki nilai yang berbeda satu sama lain. Sehingga kondisi adil makmur dan sentosa ini jelas tidak bisa disamaratakan satu dg yg lain-nya.

Kedua, kemerdekaan sejati memiliki konsekwensi atas hak dan tanggungjawab setiap warga negara yg hidup dlm masyarakat berbudaya. Sehingga "merdeka" itu bukan kebebasan yang absolut. Sedangkan berdaulat dalam konteks sosial kekinian adalah hak mutlak tiap-tiap individu untuk menentukan nasibnya sendiri dalam rangka mewujudkan cita-citanya, menjadi bagian dari manusia Indonesia yang seutuhnya.


Permasalahan krusial kita saat ini adalah makin menipisnya spirit nasionalisme dan juga patriotisme. Lebih parahnya lagi, persoalan tersebut justru lahir dari kalangan yang berpendidikan. Diakui atau tidak, ini adalah fakta!

Berbeda dg kaum pedesaan yg notabene memiliki latar belakang pendidikan terbatas, nation spirit mereka masih kental. Tidak perlu ngakalin pajak, otomatis mau bayar pajak, baik pajak bumi dan bangunan maupun penghasilan. Kultur gotong royong sebagai salah satu sendi soko guru perekonomian bangsa juga masih mengakar dan kuat.

Lalu siapa yang harus bertanggungjawab atas persoalan krusial kebangsaan tersebut? Masih adakah yang peduli dan mau turun tangan membenahi keadaan? Bersama MPC Pemuda Pancasila Kab.Banjarnegara. Mari kita selesaikan pekerjaan kebangsaan ini. Lunturkan sejenak perbedaan dan bersatu untuk Banjarnegara dan juga Bangsa!!!

WaSek MPC PP Banjarnegara
Pancasila!!! Abadi!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar