Popular Posts

Sunday, October 22, 2017

Menyiapkan Kader Pemimpin

Tempatku berpijak berada pada dua sisi, yakni sebagian kecil gelapnya dunia dan sebagian kecil terangnya dunia. Tidak seperti yang lain yang bisa memilih salah satu dari keduanya. Meski demikian, upayaku untuk tetap dan terus berikhsan tiada pernah pudar.

Alam dan kehidupan telah banyak mengajarkanku arti penting Khoirunnas anfa'uhum linnas. Hingga ditengah-tengah kehidupan kaum hedonis, hanya kebesaranMulah yang aku banggakan dan aku sampaikan. 

Tidak mudah untuk menjadi seorang kesatria d hadapanMu. 
Apalagi untuk menjadi Khalifatullah fil Ardhi. 
Engkau harus siap menjadi tanah yang terus di injak, 
namun kau mampu menjadi tempat tumbuhnya kehidupan. 
Kau harus mampu menjadi rembulan yang tetap menyinari namun tidak menyilaukan. 
Kau harus mampu seperti air, agar keadilan ini tetap terjaga. 
Dan kaupun harus jadi seperti matahari, yang mampu membakar semangat. 
Kau mesti bisa menjadi udara, agar kau mampu melebur pada semua kalangan 
tanpa kehilangan jati diri kamu. 
Dan kamu harus seperti bintang, agar kamu tau bahwa dunia ini indah 
karena hadirmu untuk kebermanfaatan mereka. 

Esensi pemimpin adalah pelayanan,  bukan arogansi. 
Namun cara melayaninya tidaklah seperti pelayan. 

Ada banyak orang yang bercita-cita untuk menjadi pemimpin, 
namun ia lupa bahwa menjadikan para kader, 
pemimpin-pemimpin baru adalah sesuatu yang jauh lebih penting. 

Banjarnegara, 30 September 2017

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Tetaplah Jadi Lentera

Saat kebanyakan orang sibuk mencari kesalahan orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri, km cukup diam mengamati satu persatu orang&q...