Berita TERBARU

Sekali lagi Terimakasih Untuk Banjarnegara

Perjalanan jelang event The PREweweh Da y cukup memukau sepanjang sejarah saya membangun sebuah pergerakan di Banjarnegara. Sejak 2009 saya...

Sabtu, 19 Januari 2019

Generasi COCOT

Jane wis jeleh bgt nyong, saking jelehe kasi wis biasa kaya anu ora ana apa-apa...mberuh kepriben koh... hawane kiyek..., akhire ya ra tahan juga... dadi pingin nulis... lan dadine kayak kiyek broh... ahihihi...

Ana istilah jaman now, ana istilah jaman old. Nah jebule siki iki ana maning istilah generasi milenial, artine apa? rika mesti wis paham lagh....,tapi siki nyong ora mudeng maning kiyek..., jebula diantara genetasi milenial iki ya ana generasi COCOT
pingin ngerti generasi cocot iki apa ? kiye penjabarane kang lan mbekazu kabeh...

Generasi COCOT itu adalah : Generasi komentator. Generasi jenis kiye iki asline anu ora ngematna masalah sing ana. mudeng masalah ya ora, apa maning terjun ke masalah dan nembantu menyelesaikan masalah sing ana. 

Kamis, 22 November 2018

Menginspirasi - Berbagai tanaman polybag karya kang Dayat

Salam Smangad sadaraku semua...
Rasanya dah lama bgt gak bertegur sapa di blog, kali ini ane pingin sedikit sharing tentang informasi budidaya tanaman polybag. ceritanya begini...

Hasil Cukuran Kang Dayat
Pagi ini, 22 Nov 2018, jam 06.15 wib, tak sperti biasanya. Ane dah bangun dan tiba-tiba pingin bgt potong rambut. Secara rambut yg biasanya pendek spay, skr dah gundrong kek Syahrul Khan... ekekekek.... kontan saja ane ambil hp ane, lalu WA ke Kang Dayat. Kang Dayat ini adalah tukang cukur professional di Madukara, Banjarnegara. Dan ane adalah salah satu pelanggan tetapnya. Singkat cerita pagi itu ane langsung mluncur ke rumah Beliau dan bla...bla...bla...

Proses cukurisasi telah selasai, tiba saatnya kita temu kangen, ngobrol ngalor ngidul sembari ngopi lan udud. Tiba saatnya pembicaraan mengerucut pada program pertanian, fokus pada diskusi bagaimana bercocok tanam yang baik. Dengan puncak cerita, Kang Dayat dengan penuh semangat menunjukan hasil karya polybag nya yang beliau olah sejak lama di atap rumah, lantai dua. 

Cukup terperangah juga ketika melihat hasil karyanya, ada berbagai macam tanaman sayur dan buah-buahan, bahkan tanaman bunga yang bermekaran indah, ada juga disitu. Lebih-lebih ketika menyaksikan tanaman buah sawo yang masih tergolong pendek tetapi sudah berbuah lebat. Belom lagi ketika melihat buah mangga yang pohonnya dapat di bilang masih kecil dan pendek banget tapi sudah berbuah lebat juga. Tak henti-hentinya kepala ini mengeleng-geleng, pertanda kagum akan karya-karya beliau. 

Jumat, 23 Februari 2018

Wing Craft Expo, sebuah Catatan Pintu

Puji syukur Alhamdulillah, event Wing Craft Expo telah selesai dilaksanakan. Letih, lelah dan lain sebagainya telah terbayarkan dengan suksesnya acara tersebut.

Ada banyak kekurangan disana sini, menurut hemat saya adalah sebuah kewajaran dalam penyelenggaraan sebuah event. Apalagi event tersebut hanya dipersiapkan dalam kurun waktu 15 hari dan 10 hari kerja efektif.

Meskipun telah banyak sekali event yang pernah saya garap baik event kecil hingga event besar sekelas regional maupun nasional bahkan international. Dengan persiapan yang hanya kurang dari setengah bulan efektif. Adalah sebuah tantangan besar dan sangat menggelitik. Pay bilang " andrenaline jadi naik nech u bisa mewujudkan event ini sukses ".

Tujuan dari event Wing Craft Expo, selain untuk memperkenalkan Gedung Kuliner Banjarnegara pada Publik ( Pra Launching ) juga bertujuan untuk memamerkan kreatifitas anak muda dan masyarakat Banjarnegara pd khalayak. Hanya 4 hari saja, tdk untuk selamanya. Mbokan ana sing salah persepsi di kira mau dipake oleh para peserta expo untuk selawase.

Kamis, 02 November 2017

Mirunggan on Mirunggan...

Tentang Mirunggan
1. Apakah acara Mirunggan Perlu diadakan Evaluasi?
2. Apa kekurangan dan kelebihan 2 sesi Mirunggan yang telah dilaksanakan?
3. Kiat apa yang sekiranya dapat menjadikan acara Mirunggan agar lebih berkualitas?
4. Pentingkah acara Mirunggan ini bagi Pemerintah atau bagi Masyarakat?
5. Atau apakah acara Mirunggan ini lebih baik ditiadakan? apa alasannya?

1.  Jawanan no siji ; Sesuai dengan PerRek [ Peraturan Rektor BCU, Halah... ] Nomor 008 Tahun 2017, Bahwa setiap kegiatan BCU harus diadakan evaluasi.
2.    Jawaban no loro karo no telu ;
a.    Kembalikan konsep mirunggan pada konsep awal. Yakni bahwa content is a king. Jadi penguatan materi melalui pemahaman dan pendalaman materi ini penting. Sehingga yang di bahas bukan hanya kulit atau sisi teknis. Tetapi jauh lebih dalam yakni RUH atau visi tiap tema.
b.    Bahwa Mirunggan itu bukan bentuk pembataian dan atau penghakiman atas kinerja pemerintah, mohon hal ini dapat di pahami oleh semua pihak. Sebab di Mirunggan #02 ternyata ada indikasi sikap dan statemen yang mengarah kesitu.
c.    Bahwa Mirunggan adalah sebuah media komunikasi pemerintah dan masyarakat dan atau yang mewakili terkait dengan program percepatan pembangunan Banjarnegara di semua bidang atau di semua lini. Pemerintah telah memiliki visi dan misi serta program dalam menjalankan sytem pemerintahannya. Adapun kaum muda bertugas memberi warna baru, gagasan baru yang mendorong percepatan pembangunan yang telah ada.
d.    Sehingga antara pemerintah, dewan, yudikatif dan masyarakat serta kaum muda terjadi sinergi yang bagus, terjadi kemitraan yang luar biasa guna mendorong percepatan pembangunan Banjarnegara.
e.   Konsep dialog interactive lebih di tingkatkan, agar suasana tidak booring. Mungkin kita ubah konsepnya jadi seperti acara Mata Najwa atau Bukan Empat Mata, getoooh.....

Selasa, 31 Oktober 2017

Terlupakannya Pendukung Yang Ragu



Orang tua saya bercerita begini..., 

Suatu saat nanti...
Diseparuh lebih perjalanan hidupmu
Kamu akan menjumpai dan mengerti 
akan seseorang atau segolongan orang 
yang mendukung langkah-langkahmu. 

Dan segolongan orang lagi adalah 
Mereka yang berpura-pura baik didepanmu
tetapi dibelakang, 
mereka justru menghancurkanmu. 

Mereka ini biasanya adalah segolongan orang
yang usianya sama bahkan lebih tua dari kamu. 

Jika kamu dapati segolongan orang 
yang terang-terangan ingin menghancurkanmu di depan,
tiada lain mereka adalah orang yang lebih muda 
bahkan jauh lebih muda dibandingkan usiamu. 

Hingga kamu bertemu dengan 
seorang pemuda yang ragu terhadapmu, 
namun sesungguhnya ia adalah pendukungmu 
yang mampu melesat lebih cepat dari pada kamu. 

Banjarnegara XXXI - X - MMXVII

Jumat, 27 Oktober 2017

MASIHKAH KITA BERSEREMONIAL ?

89 Tahun yang lalu yakni pada tanggal 28 Oktober 1928, Sumpah Pemuda di dengungkan sebagai sebuah Deklarasi bersama seluruh pemuda Indonesia waktu itu. Deklarasi itu berbunyi bahwa Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku Berbangsa Satu Bangsa Indonesia, Bartanah Air Satu Tanah Air Indonesia dan Berbahasa Satu, Bahasa Indonesia.

Keberhasilan kaum muda dalam mendorong percepatan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan tidak bisa di pungkiri oleh sejarah. Namun demikian, taukah kita bahwa Deklarasi itu adalah hasil capaian atas sebuah impian...? masih banyak yang lupa bahwa proses atas pencapaian impian itu ternyata jauh lebih penting untuk kita pelajari bersama.

Butuh waktu dua tahun lebih untuk merumuskan sebuah konsep bersama akan arti penting kesatuan dan persatuan pemuda waktu itu. 1926 konsep kongres pemuda di lontarkan sebagai sebuah gagasan besar untuk Bangsa. Dan butuh waktu 17 tahun, hingga sampai pada titik kesepakatan bersama bahwa ikrar pemuda, putra dan putri Indonesia disepakati dalam naskah besar Kongres Pemuda Indonesia.

Senin, 23 Oktober 2017

Cinta itu Kau


Bila saatnya nanti tiba...
kamu akan jalani hidup di antara tiga dunia yang berbeda 
satu duniamu adalah keabadian dan kebaikan
satu duniamu lagi adalah keabadian dan kejahatan
disisi lain duniamu adalah diantara keduanya
dan ketiga duniamu itu tak terbatas

lalu apa yang istimewa diantara ketiganya...?
ialah cinta...