" le..., ingat yo, sumber informasi yang salah akan mengakibatkan pola pikir yang keliru. pola pikir yang keliru akan mengakibatkan sikap yang kurang pas dan sikap yang kurang pas tadi akan membentuk karakter yang tidak semestinya " kata mbah guno.
Berita TERBARU
Sekali lagi Terimakasih Untuk Banjarnegara
Perjalanan jelang event The PREweweh Da y cukup memukau sepanjang sejarah saya membangun sebuah pergerakan di Banjarnegara. Sejak 2009 saya...
-
Ada kajian yang cukup menarik yang mengusik dipikiranku hingga aku harus nulis malam ini juga. Sebagaimana maksud dan tujuan blog ini ...
-
Kadang pusing nyari kode post dan nama desa di kecamatan mana di Banjarnegara. Maka berikut ane upload dech daftar nama-nama Kelurahan /...
-
Pohon Beluru Beberapa menit setelah saya upload artikel tentang HEBOH di temukannya Jenis Petai Raksasa di Kab. Banjarnegara. Saya lang...
Sabtu, 04 Juli 2020
CUKUP MENJADI BIASA SAJA
dulu saya apdet terus berita seputar politik, baik tingkat nasional, regional hinggal lokal. tapi sekarang sudah tidak tau lagi perkembangannya. apa karena sudah terlalu banyak berita hoax?
Sabtu, 28 Maret 2020
Komunitas Ambyar Gelar Aksi Sosial Bagi-Bagi 1.500 Masker GRATIS untuk Masyarakat Banjarnegara
Banyaknya masukan dari anggota komunitas, akhirnya para dedengkot komuntas Ambyar - Banjarnegara yang di prakarsai oleh ; Bunda Umie, Mbak Avrie, Mbak Wiwiet dan Mas Safrie serta yang lain, akhirnya merapatkan barisan untuk menyepakati sebuag gerakan sosial yakni BAGI-BAGI 1.500 MASKER GRATIS UNTUK MASYARAKAT.
Aksi sosial ini telah dilaksanakan di hari Jum'at kemaren, 27 Maret 2020, pukul 09.00 Wib sampai dengan selesai. Komunitas ini bergerak dari halaman Polres Banjarnegara, menuju Terminal induk banjarnegara, lalu berjalan seputar stadion dan sampai di pasar induk Banjarnegara. Tidak hanya sampai disini sajah, aksi sosial bagi-bagi masker gratis untuk masyarakat ini di lanjutkan dengan berjalan kaki menuju area Gayam, kemudian RSUD dan Prapatan Buntil, lanjut ke wilayah selomanik dan berakhir di area Balai Budaya Banjarnegara.
Aksi sosial ini telah dilaksanakan di hari Jum'at kemaren, 27 Maret 2020, pukul 09.00 Wib sampai dengan selesai. Komunitas ini bergerak dari halaman Polres Banjarnegara, menuju Terminal induk banjarnegara, lalu berjalan seputar stadion dan sampai di pasar induk Banjarnegara. Tidak hanya sampai disini sajah, aksi sosial bagi-bagi masker gratis untuk masyarakat ini di lanjutkan dengan berjalan kaki menuju area Gayam, kemudian RSUD dan Prapatan Buntil, lanjut ke wilayah selomanik dan berakhir di area Balai Budaya Banjarnegara.
Rabu, 25 Maret 2020
TUHAN MENGAJARKAN MELALUI CORONA
Suka bgt dengan karya ini...
Menyejukkan !
TUHAN MENGAJARKAN MELALUI CORONA
Karya : KH Mustofa Bisri
Vatikan sepi
Yerusalem sunyi
Tembok Ratapan dipagari
Paskah tak pasti
Ka'bah ditutup
Shalat Jumat dirumahkan
Umroh batal
Shalat Tarawih Ramadhan mungkin juga bakal sepi.
Corona datang
Seolah-olah membawa pesan bahwa ritual itu rapuh!
Bahwa "hura-hura" atas nama Tuhan itu semu
Bahwa simbol dan upacara itu banyak yang hanya menjadi topeng dan komoditi dagangan saja.
Menyejukkan !
TUHAN MENGAJARKAN MELALUI CORONA
Karya : KH Mustofa Bisri
Vatikan sepi
Yerusalem sunyi
Tembok Ratapan dipagari
Paskah tak pasti
Ka'bah ditutup
Shalat Jumat dirumahkan
Umroh batal
Shalat Tarawih Ramadhan mungkin juga bakal sepi.
Corona datang
Seolah-olah membawa pesan bahwa ritual itu rapuh!
Bahwa "hura-hura" atas nama Tuhan itu semu
Bahwa simbol dan upacara itu banyak yang hanya menjadi topeng dan komoditi dagangan saja.
Begini Cara Kelola Limbah Masker di Masyarakat Untuk Cegah Penularan COVID-19
![]() |
| Jangan Buang Masker Bekas Pakai, SEMBARANGAN ! |
Masker yang telah digunakan oleh Anda bisa menjadi media penularan virus dan agen penyebab penyakit, dan tentu hal ini menjadi sangat berbahaya. Namun penggunaan masker di lingkungan masyarakat tidak dikategorikan sebagai limbah medis yang diperlakukan seperti limbah medis di Fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Hal ini karena masker tersebut tidak digunakan dalam pelayanan kesehatan atau pasien di Fasyankes. Limbah masker seperti ini masuk ke dalam kategori limbah domestik, sehingga perlakuan pengelolaannya sama dengan pengelolaan limbah domestik sesuai Undang Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Selasa, 24 Maret 2020
Ini dia jawaban tentang hebohnya Petai Raksasa
![]() |
| Pohon Beluru |
APA Jane asline Petai Raksasa kuwe ???
kiye kan pertanyaane pas liat foto petai raksasa...?
andai kata bener ini petai raksasa, dan bisa di budi dayakan...
wuah, nyimpen satu atau dua keris sajah bisa buat sebulan..., tapi ya resikone mambune loh.... ekekekekek....
Jebul jenis farietas pohon dan buah PETE RAKSASA kek gene, banyak di temukan di hutan-hutan Sumatra dan Kalimantan. " Rasane SEPET " kata temenku yang dah nyoba biji petai raksasa. Petai raksasa jenis ini kalau di Sumatra atau Kalimantan namanya BELURU / BLURU, dalam bahasa latin dikenal dengan nama Entada Phaseoloides atau nama manjanya St Thomas Bean. Jenis Tumbuhan ini juga banyak di jumpai di kawasan hutan terutama di negara seperti China, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Filipina dan Kepulauan Pasifik.
Ditemukan PETAI RAKSASA di Banjarnegara
Tidak sengaja pagi ini buka update crome dan menemukan berita yang menurut saya keren serta cukup mengejutkan di detiknews. Dan dalam hati, ane mesti mendokumentasikan informasi ini di blog saya. Simak yuks britanya...
Bahwa saat ini di Banjarnegara ditemukan jenis PETAI RAKSASA. Jenis petai ini panjangnya mencapai 1 meter lebih dan isinya ( matanya ) antara 10 - 14 biji, waw..., muantab kan...? mangan seblindi petene, mambune bisa tekan se erte, ahahahaha....
Petai Raksasa ini di temukan oleh warga Desa Penawaran. Kec. Sigaluh, Kab. Banjarnegara. Ketika warga sedang melakukan kerja bhakti tanam pohon di hutan lindung pringamba 2 Kec. Sigaluh. , skitara 7 KM dari desa. Salah satu warga ada yang melihat Petai Raksasa ini. Tergelantung di pohonnya yang aneh, sebab jenis pohon petai raksasa ini besarnya selengan orang dewasa dan merayap di pohon yang lbh besar. Aneh kan....? pohon petai tapi merayap logh....
Bahwa saat ini di Banjarnegara ditemukan jenis PETAI RAKSASA. Jenis petai ini panjangnya mencapai 1 meter lebih dan isinya ( matanya ) antara 10 - 14 biji, waw..., muantab kan...? mangan seblindi petene, mambune bisa tekan se erte, ahahahaha....
Petai Raksasa ini di temukan oleh warga Desa Penawaran. Kec. Sigaluh, Kab. Banjarnegara. Ketika warga sedang melakukan kerja bhakti tanam pohon di hutan lindung pringamba 2 Kec. Sigaluh. , skitara 7 KM dari desa. Salah satu warga ada yang melihat Petai Raksasa ini. Tergelantung di pohonnya yang aneh, sebab jenis pohon petai raksasa ini besarnya selengan orang dewasa dan merayap di pohon yang lbh besar. Aneh kan....? pohon petai tapi merayap logh....
Sabtu, 14 Maret 2020
Pura-pura Serius NGURUSIN UKM dan PKL
Hellow sobat bloger semua...
Smalem ane baru saja ikutan acara diskusi tentang " Problematika UKM dan PKL yang ada di Banjarnegara ". Diskusi ini dilaksanakan di Gedung Dekranasda yang hampir tidak mangkrak lagi karena SUDAH MAU ada penghuninya. Awalnya malas sekali rasanya untuk berangkat, tapi..., demi Banjarnegara, its okelah.... ( Halah sok bgt yak...? ahihihihi.... ).
Smalem ane baru saja ikutan acara diskusi tentang " Problematika UKM dan PKL yang ada di Banjarnegara ". Diskusi ini dilaksanakan di Gedung Dekranasda yang hampir tidak mangkrak lagi karena SUDAH MAU ada penghuninya. Awalnya malas sekali rasanya untuk berangkat, tapi..., demi Banjarnegara, its okelah.... ( Halah sok bgt yak...? ahihihihi.... ).
Langganan:
Postingan (Atom)






