Berita TERBARU

Sekali lagi Terimakasih Untuk Banjarnegara

Perjalanan jelang event The PREweweh Da y cukup memukau sepanjang sejarah saya membangun sebuah pergerakan di Banjarnegara. Sejak 2009 saya...

Jumat, 12 Mei 2017

Pasrah

Waktu terus berjalan....
Duniapun berputar searah jarum jam
Jaman juga terus berubah...
Kita mau berubah atau tidak
Yang pasti jaman akan terus berubah...

Aku tau bahwa aku telah berusaha keras
Tapi untuk hasil, semuanya aku serahkan kepadaMu
Aku hanya punya daya dan do'a
Aku tidak memiliki kuasa atas hasil
Sebab hasil adalah kuasaMu

NGACA LOE...

Ngaca atau ngilo itu adalah bhs jawa yg sering kita dengar dlm kehidupan kita. Ngaca atau ngilo memiliki arti yg luar biasa yakni kita melihat diri kita dr perspektif orang lain.

Dalam keadaan tertentu hal ini perlu kita lakukan, sebab apa yg menurut kita itu benar belum tentu menurut org lain itu benar. Sehingga dlm mengambil kebijakan apapun butuh pemikiran yg matang agar tidak salahguna. Inilah susahnya menjadi orang yg bijaksana dan bijaksini. Ehehehe...

Ketika kita menunjuk orang lain salah dengan satu jari, maka yg empat jari lainnya itu mengarah ke arah yg menunjuk. Artinya ketika ada org lain berbuat salah, lalu apa yg sudah qt lakukan agar org tersebut tdk berbuat salah lagi...?

Selalu ada korelasi / hubungan antara yg menuduh dan tertuduh. Sebab salah benar dlm persepsi manusia itu sangatlah relatif. Maka janganlah km langsung mempercayai sumber informasi sepihak saja, lalu kamu berani menyimpulkan bahwa sesuatu itu adalah benar atau salah.

Selasa, 09 Mei 2017

New Economic Imperialism

New Economic Imperialism merupakan bentuk penjajahan baru di era kekian. Sangat luar biasa packagingnya. Anda di jajah, di keruk sgala potensinya, diperkosa mindsetnya, tetapi anda tidak menyadari bahwa anda terjajah.

Bahkan lebih dahsyat lagi anda justru memujanya, seolah-olah sipenjajah tersebut adalah pahlawan yg pantas di elu-elukan. Engkau menyanjungnya bak dewa yang turun dari langit ketujuh.

Sudahkah engkau menyadarinya wahai kawanku...?

Bangkit berdiri dan kibarkan bendera perlawanan atau kau akan memilih menjadi bagian dari para penghisap darah saudaramu sendiri...?

Jika kau memilih poin pertama maka kau akan jadi para patriot nasionalisme yang dibanggakan oleh anak dan cucu kita, tetapi jika kau memilih poin kedua, maka bersiap-siaplah untuk jadi budak di negeri sendiri.

Hanya ada satu kalimat untuk itu semua, yakni " Lawan New Imperialism atau Hancur Sama Sekali !!! "

Banjarnegara, 22 maret 2017
WHOnesia Abade

Tetaplah Jadi Lentera

Saat kebanyakan orang sibuk mencari kesalahan orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri, km cukup diam mengamati satu persatu orang-orang yang ada di sekelilingmu.

Jalani prosesnya, sebab kehormatan itu sudah ada sejak kamu lahir.
Tak perlu kamu cari ataupun kamu harapkan agar orang lain memberikan kehormatan untukmu.
Ingat tugas apa yg Tuhan bebankan untukmu ketika kamu menyadari mengapa kamu berada disini, di tempat ini yang seperti ini.

So... tetaplah jadi lentera untuk mereka yang membutuhkan BUKAN untuk mereka yang pura-pura membutuhkan.

Banjarnegara, 21 Maret 2017

Selasa, 28 Maret 2017

Ono Kunthul dhi undhang Dhandhang, ono Dhandhang di undhang Kunthul

Siang itu tiba-tiba terngiang sebuah wejangan dari mbah Guno yang sudah lama hampir terlupakan. “ le..., sesuk iku nek bumi iki wis mulai tuwo, titeni yo le.... “, dimasa yang akan datang ketika bumi ini sudah tuwa ( jaman akhir ), perhatikan ya nak... :
01.    Tanah Jawi bengkingan wesi
02.    Ono jaran doyan trasi
03.    Ono maling lungguh kursi
04.    Tukang jaluk cekelan wesi

“ Iku ciri-ciri yen bumi iki wis tuwo, menurut leluhure dewe le...” ( itu ciri bahwa bumi ini sudah tua / jaman akhir, menurut para leluhur kita nak... )

Haduh..., kening ini terasa lama berkernyit tanda bahwa saya harus mengurai lebih dalam lagi, apa makna dibalik empat wejangan tersebut diatas.

Singkat cerita, setelah bertanya dengan kesepuhan ternyata makna empat wejangan tersebut adalah :
01.    Tanah Jawi bengkingan wesi ( Tanah Jawa memakai sabuk besi )
Bahwa salah satu tanda bumi ini sudah tua dengan di tandainya pulau jawa di kelilingi oleh togor-togor besi yang menjulang tinggi, seperti togor listrik yang sambung menyambung dari ujung barat ke timur, selatan ke utara. Dan ini sudah terbukti, bahkan ditambah lagi dengan menara-menara operator seluler yang berada dimana-mana, diseluruh pelosok tanah jawa. Sekali lagi, nasehat ini sudah terbukti.

Kamis, 16 Maret 2017

Persembahan untuk Ibu Pertiwi

Untuk kesekian kalinya saya coba merapatkan barisan dengan kalangan aktifis Banjarnegara. Bersilaturrahmi sekaligus berdiskusi untuk menambah nutrisi otak yang sudah lama kosong mlompong. Tiba – tiba hadir semangat baru, melihat wajah-wajah baru para calon pemimpin Banjarnegara kedepan.

Saya tidak tau mengapa hirogh ini tak mau padam. Berkali kali saya gagal membangun pergerakan ini, tetapi di kemudian hari saya di pertemukan kembali oleh orang-orang yang memiliki energy jauh lebih kuat dan hebat dari sebelumnya.

Selalu saja hati ini bicara “ Tuhan saya sangat yaqin dan percaya! Jika kita memiliki niat yang baik, menyampaikan dengan cara baik, dan mau memperjuangkan-nya dengan cara-cara yang baik pula, maka niscaya Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang memiliki energy yang sama. “ ketika kesadaran ini muncul, dengan cepat senyumkupun menyambutnya sembari manggut-manggut dan lidah ini mulai bergumam, ya...ya...ya... baiklah.... hahahahaha...

Jumat, 29 April 2016

Sejenak bergendhu-gendhu rasa dengan kang Sendi

Malam itu tepatnya pukul 20.00 Wib ane di bbm oleh kawan lama, katanya pingin ketemu dan ngobrol, sebut namanya saja bang Sendi. Beliau selain aktifis muda juga seorang musisi, gemstoner dan juga seorang dosen di salah satu perguruan tinggi ternama di Purwokerto. 

Singkat cerita dalam obrolan yang ringan, beliau bertanya kepada saya " Kenapa mas mau terjun dalam dunia entertainment / karaoke seperti ini ? " sebelum saya jawab, dia langsung menyela " bagi saya keputusan yang mas ambil itu berat..., sebab selain kamu sebagai tokoh muda / aktifis muda yang tentu membutuhkan pencitraan dalam karier politik. Tetapi kamu justru mengambil langkah yang berani, Terjun ke dunia yang sebagian orang menganggap adalah dunia hitam dalam tanda petik, Alasan apa sebanarnya yang di miliki oleh Njenengan / km mas...? hingga berani mengorbankan perjuangan politik bla...bla...bla...." ( hiks pertanyaan ini menggelitik dan menarik untuk di jawab, saya ambil posisi duduk yang lbh serius, sembari mengambil nafas...saya jawab singkat ) 

Bagi saya, apa yang ada di depan mata, lakukan dan kerjakan yang terbaik! Selama saya tdk membebani dan tidak menjadikan beban bagi orang-orang di luar sana..., buat apa hal sperti itu hrs saya pedulikan ?